Tanaman Obat Alternatif

Selamat bergabung di Situs TOA. Anda bisa memperoleh informasi lengkap tentang Herbal untuk pengobatan alternatif, berbagai artikel terkait Kesehatan, dan info menarik lainnya.. Terdapat juga link-link terkait lainnya, serta beberapa komunitas kami di Face Book....kami undang Anda untuk bergabung sebagai teman atau Fans...terima kasih.

Minggu, 21 Maret 2010

GAGAL GINJAL



Ginjal memegang peranan kunci dalam fungsi tubuh, tidak hanya menyaring darah dan mengeluarkan produk sisa, namun juga menyeimbangkan kadar elektrolit didalam tubuh, mengontrol tekanan darah, dan menstimulasi produksi dari sel-sel darah merah.
Ginjal berlokasi dalam perut ke arah kebelakang, normalnya satu pada setiap sisi dari spine (tulang belakang). Ginjal memperoleh suplai darah melalui arteri-arteri renal secara langsung dari aorta dan mengirim darah kembali ke jantung via vena-vena renal ke vena cava. Istilah "renal" nama Latin dari ginjal.
Ginjal mempunyai kemampuan untuk memonitor jumlah cairan tubuh, konsentrasi-konsentrasi dari elektrolit seperti sodium dan potassium, dan keseimbangan asam-basa dari tubuh. Mereka menyaring produk sisa dari metabolisme tubuh, seperti urea dari metabolisme protein dan asam urat dari uraian DNA. Dua produk-produk sisa dalam darah dapat diukur: blood urea nitrogen (BUN) dan creatinine (Cr).
Ketika darah mengalir ke ginjal, sensor-sensor didalam ginjal memutuskan berapa banyak air dikeluarkan sebagai urin, bersama dengan konsentrasi apa dari elektrolit.
Contohnya, jika seseorang mengalami dehidrasi dari latihan atau akibat suatu penyakit, ginjal akan menahan sebanyak mungkin air dan urin menjadi sangat terkonsentrasi. Ketika kecukupan air hadir dalam tubuh, urin menjadi jauh lebih encer, dan bening.    Sistim ini dikontrol oleh renin, suatu hormon yang diproduksi dalam ginjal yang merupakan bagian dari sistim regulasi cairan dan tekanan darah dari tubuh.
Ginjal juga merupakan sumber dari erythropoietin didalam tubuh, yaitu suatu hormon yang menstimulasi susmsum tulang (bone marrow) untuk membuat sel-sel darah merah, yang memonitor konsentrasi oksigen dalam darah. Jika tingkat-tingkat oksigen jatuh, tingkat-tingkat erythropoietin naik dan tubuh mulai membuat lebih banyak sel-sel darah merah.
Setelah ginjal menyaring darah, urin dikeluarkan melalui ureter, suatu tabung yang tipis yang berhubungan dengan kantong kemih. Urin kemudian disimpan didalam kantong kemih menunggu saat buang air kecil  melalui urethra.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

Silahkan tulis komentar Anda disini. Terima kasih.